🎉 Open Table Budhe ! Party Jamu Doeloe🥂🌿
Open Table Party Jamu: Tren Baru Gen Z yang Menggabungkan Tradisi dan Gaya Hidup Modern
WHAT TO KNOW – Sejak akhir 2022 an, fenomena open table party jamu mulai populer di kalangan Gen Z Indonesia. Tren ini mengajak para muda-mudi berkumpul santai sambil menikmati jamu dalam suasana pesta yang fun dan kekinian. Berbeda dengan persepsi jamu yang biasanya pahit dan tradisional, open table party jamu menyajikan berbagai varian jamu dengan rasa yang lebih segar dan dikemas menarik, seperti jamu kunyit asam, beras kencur, dan jahe yang menjadi favorit utama. (cna.id)
Tren ini menjadi salah satu opsi “healing” sebelum menjalani pekerjaan yang sering meningkatkan burnout (kelelahan berkepanjangan). Masalah ini yang kian nyata di kalangan pekerja muda, termasuk generasi Z. Survei terbaru menunjukkan 83% besar Gen Z melaporkan mengalami stres kerja yang tinggi dan tanda-tanda burnout seperti kelelahan dan penurunan motivasi (Forbes,2025). Burnout bukan sekadar rasa capek biasa, melainkan kondisi stres kronis yang bisa memengaruhi fokus, motivasi, tidur, dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Top 3 Jamu Favorit Gen Z dan Manfaat untuk Atasi Burnout
-
Kunyit Asam
Kunyit (Curcuma domestica) mengandung kurkumin yang bersifat antiinflamasi dan antioksidan, membantu meredakan peradangan akibat stres. Asam jawa (Tamarindus indica) menyegarkan dan mendukung pencernaan, yang sering terganggu saat burnout. Kombinasi ini membantu tubuh pulih lebih cepat dari kelelahan fisik dan mental.
Cara konsumsi: Minum segelas kunyit asam hangat, 1-2 kali sehari, untuk membantu menenangkan tubuh dan pikiran. -
Beras Kencur
Campuran dari kunyit (Curcuma domestica), jahe (Zingiber officinalis), kencur (Kaempferia galanga), asam jawa (Tamarindus indica) ini kaya akan minyak atsiri yang meningkatkan nafsu makan dan mengurangi rasa lelah. Kandungan vitamin B kompleks di dalamnya mendukung energi sel dan sistem saraf yang sering terganggu akibat stres kerja berlebihan.
Cara konsumsi: Minum beras kencur dingin atau hangat saat merasa lesu, terutama setelah aktivitas padat. -
Jahe
Jahe (Zingiber officinalis) mengandung gingerol yang menghangatkan tubuh dan meningkatkan sirkulasi darah, membantu mengurangi rasa pegal dan kaku otot yang sering muncul saat burnout. Selain itu, jahe juga meningkatkan imunitas yang menurun akibat stres berkepanjangan.
Cara konsumsi: Teh jahe hangat, 1-2 kali sehari, sangat cocok untuk mengembalikan vitalitas.
Di tengah kesibukan dan tekanan sehari-hari, Gen Z kini punya cara baru untuk recharge: party jamu! Selain seru-seruan bareng teman, minuman herbal ini bisa bantu tubuh tetap fit dan pikiran lebih rileks. Melalui Solonat, kamu bisa kembali merasakan manfaat bahan alami seperti kunyit, beras kencur, dan jahe secara praktis dan modern. Jadi, sambil menikmati suasana santai, tubuh pun tetap segar, mood naik, dan burnout sedikit demi sedikit teratasi. Saatnya kembali ke alam, sehat, dan tetap gaya bersama Solonat! 🥂✨
- LSU -
Referensi :
Batchelder, Colleen. Gen Z Burnout Is Impacting 83%. Here’s How Managers Can Reduce Stress By 40%. Forbes, 22 Juli 2025. Diakses dari https://www.forbes.com/sites/colleenbatchelder/2025/07/22/gen-z-burnout-is-impacting-83--how-managers-can-reduce-stress-by-40
CNA Indonesia. Matcha dan kopi susu minggir dulu, party jamu sedang tren di Gen Z, nongkrong jadi hemat dan sehat. CNA.id, 2025. Diakses dari https://www.cna.id/lifestyle/alasan-mengapa-tren-party-jamu-gen-z-bukan-matcha-boba-kopi-susu-rempah-alami-41236
Harun, N., & Rahmawati, K. A. (2022). AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PERASAN KOMBINASI EKSTRAK RIMPANG JAHE , KUNYIT, LENGKUAS DAN KENCUR. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-Ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan Dan Farmasi, 22(1), 8–14. https://doi.org/10.36465/jkbth.v22i1.893
Hewlings SJ, Kalman DS. Curcumin: A Review of Its Effects on Human Health. Foods. 2017 Oct 22;6(10):92. doi: 10.3390/foods6100092. PMID: 29065496; PMCID: PMC5664031.
Miyada Nur Ahnafani, Nasiroh, Nina Aulia, Noor Laili Mega Lestari, Marselina Ngongo & Ali Rakhman Hakim. Jahe (Zingiber officinale): Tinjauan Fitokimia, Farmakologi, dan Toksikologi. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, Vol. 11, No. 10, Oktober 2024, hlm. 1992–1998.
Riastri, Anami. (2024). Kaempferia galanga (L.): An Updated Overview of In Vitro and In Vivo Antioxidant Properties. Journal of Food and Pharmaceutical Sciences. 67-79. 10.22146/jfps.9997.
Rossa, Vania. Jamu Naik Kelas: Inovasi Minuman Tradisional yang Kini Disukai Gen Z. Suara.com, 20 Mei 2025. Diakses dari https://www.suara.com/health/2025/05/20/215016/jamu-naik-kelas-inovasi-minuman-tradisional-yang-kini-disukai-gen-z
Rusita, Y. D., Ridlo, A., Nasikin, M. A., & Wijayanti, A. R. (2024). DETERMINATION OF PHENOL CONTENT AND PHYSICAL TEST OF COMBINED JAMU POWDERRED GINGER (Zingiber officinale Rosc. var. rubrum), KENCUR (Kaempferia galanga L.) AND TURMERIC (Curcuma domestica Val.). Journal of Local Therapy, 3(2), 62–70. https://doi.org/10.31290/jlt.v3i2.4673

2 Comments
User says Jul 21, 2021 at 10:00am
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.
User says Jul 21, 2021 at 10:00am
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.
Leave a reply