Sambiloto : Si Pahit yang Bermanfaat
Sambiloto (Androgaphis paniculata) merupakan jenis tanaman herbal yang banyak tumbuh di Asia dan berasal dari India dan Srilanka. Meskipun dikenal dengan rasanya yang sangat pahit hingga mendapatkan julukan “King of Bitter” atau Si Raja Pahit, Sambiloto memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Kandungan utama Sambiloto adalah senyawa Andrografolid, yang merupakan Lakton Diterpenoid yang memiliki berbagai aktifitas farmakologis. Persentase kandungan Andorgafolide paling besar terdapat pada bagian daun, yaitu sebesar 2,39% ; sedangkan kandungan paling rendah terdapat pada bagian biji (Pholphana et. al., 2013). Selain itu, secara keseluruhan diketahui bahwa Sambiloto memiliki kandungan diterpen, lakton, flavonoid dan xanthone . Komposisi antar setiap bagian tanaman relatif berbeda antara satu dengan yang lain. Komponen flavonoid sebagian besar terdapat pada bagian akar, sedangkan Alkana, Keton dan Aldehid banyak terdapat pada bagian herba (Bhatnagar, 2023).
Khasiat Sambiloto terhadap kesehatan telah banyak diterbitkan dalam artikel dan jurnal ilmiah.Berikut beberapa diantara banyaknya khasiat Sambiloto :
-
Meredakan Demam
Sambiloto digunakan untuk mencegah dan mengobati demam pada beberapa komunitas, Uji klinik tablet Ekstrak Sambiloto pada 61 pasien dewasa selama 5 hari menunjukkan bahwa terdapat pengurangan gejala klinis yang signifikan seperti menggigil, kelelahan, nyeri otot, rhinitis, sakit kepala, nyeri tenggorokan dan nyeri hidung ( Hancke et. al., 1995). Uji klinik yang lain dengan jumlah subyek uji yang lebih besar, yaitu 107 siswa sehat pada daerah pedesaan menunjukkan bahwa konsumsi tablet Ekstrak Sambiloto selama 3 bulan memiliki prevensi terhadap demam 2 kali lipat lebih baik jika dibandingkan kelompok plasebo (Caceres et. al., 1997).
-
Memiliki Efek Anti-Inflamasi
Efek anti-inflamasi Ekstrak Sambiloto menunjukkan ditunjukkan mellaui inhibisi ekspresi Molekul Adhesi Interseluler pada Monosit yang diaktivasi oleh TNF-ɑ (Habtemariam et. al., 1998). Pemberian Androgafolid secara oral pada dosis 30,100 dan 300 mg/kgBB menunjukkan aktivitas anti-inflamasi yang optimal pada tikus uji (Madav et. al., 1996)
-
Menurunkan Kadar Gula Darah
Kandungan Androgafolid pada Ekstrak Sambiloto, pada dosis 50 mg/kgBB dapat menurunkan kadar gula darah, menstimulasi translokadi Glutation-4 dan meningkatkan islet dan fungsi sel-ϐ pankreas pada tikus diabetes (Zhang et. al., 2009 dan Nugroho et. al., 2014). Selain Androgafolid, komponen lain berupa 14-Deoksi-11,12- Didehidroandrogafolid juga menunjukkan aktivitas antihiperglikemik dalam bentuk efek sinergis dengan Androgafolid (Lee et. al., 2010).
-
Memiliki Efek Imunomodulator
Andrografolid yang terdapat pada Ekstrak Sambiloto diketahui efektif untuk menghentikan pembentukan sumbatan pada platelet pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jatung serta dapat mengaktivasi fungsi umum sistem imun melalui stimulasi produksi antibodi dan respon imun non-spesifik manusia seperti meningkatkan fagositosis makrofag (Amroyan et. al., 2014). Sebuah studi in-vitro menunjukkan bahwa Ekstrak Sambiloyo dapat meningkatkan proliferasi limfosit dan produksi interleukin-2 (IL-2) yang mengkonfirmasi aktivitas imunostimulan (Rajagopal et. al., 2003).
-
Memiliki Efek Antihiperlipidemia
Chan et. al., 2004 memperoleh hasil penelitian bahwa Andrografolid dapat dijadikan sebagai kandidat agen terapi untuk aterosklerosis. Penelitian terbaru daru Yang et. al., 2013 juga melaporkan efek antigiperlipidemia oleh Andrografolid dan Neo-Andrografolid. Yang et. al., melaporkan bahwa efek kedua senyawa tersebut pada mencit hiperlipidemia yang diinduksi oleh emulsi tinggi lemak. Andrografolid dan Neo-Andrografolid dapat menurunkan trigliserida, kolesterol total dan LDL yang sifatnya sejalan dengan dosis. Level aspartat transaminase dan alanin transaminasi juga berkurang secara signifikan dibandingkan dengan kontrol positif (Simvastatin).
Berdasarkan ulasan tersebut, dapat dikatakan bahwa Ekstrak Sambiloto sangat potensial untuk dikembangkan menjadi berbagai macam sediaan dengan berbagai macam khasiat. Kami, Solonat menyediakan Ekstrak Sambiloto yang telah terstandar Andrografolid. Apabila Bapak/Ibu membutuhkan informasi lebih lanjut kami sangat siap dan terbuka untuk menjadi mitra konsultasi dan diskusi Bapak-Ibu dalam pengembangan produk.
-LWP-
Referensi :
Pholphana N, Rangkadilok N, Saehun J, Ritruechai S and Satayavivad J, 2013, Changes in the contents of four active diterpenoids at different growth stages in Andrographispaniculata (Burm.f.) Nees (Chuanxinlian). Chin Med. 18(1): 2
Bhatnagar, A., 2023, Chemical Constituents of Androgaphis Paniculata (Burm F) Nees : A Review, International Journal of Pharmaceutical Sciences and Resarch (IJPSR) 14(7) : 3238-3245
J. Hancke, R. Burgos, D. Caceres, and G. Wikman, “A doubleblind study with a new monodrug Kan Jang: decrease of symptoms and improvement in the recovery from common colds,” Phytotherapy Research, vol. 9, no. 8, pp. 559–562, 1995.
D. D. Caceres, J. L. Hancke, R. A. Burgos, and G. K. Wikman, ´ “Prevention of common colds with Andrographis paniculata dried extract. A pilot double blind trial,” Phytomedicine, vol. 4, no. 2, pp. 101–104, 1997
S. Habtemariam, “Andrographolide inhibits the tumour necrosis factor-?-induced upregulation of ICAM-1 expression and endothelial-monocyte adhesion,” Phytotherapy Research, vol. 12, no. 1, pp. 37–40, 1998.
S. Madav, S. K. Tandan, J. Lal, and H. C. Tripathi, “Antiinflammatory activity of andrographolide,” Fitoterapia, vol. 67, no. 5, pp. 452–458, 1996
Z. Zhang, J. Jiang, P. Yu, X. Zeng, J. W. Larrick, and Y. Wang, “Hypoglycemic and beta cell protective effects of andrographolide analogue for diabetes treatment,” Journal of Translational Medicine, vol. 7, article 62, 2009.
A. E. Nugroho, I. R. Rais, I. Setiawan et al., “Pancreatic effect of andrographolide isolated from Andrographis paniculata (Burm. f.) Nees,” Pakistan Journal of Biological Sciences, vol. 17, no. 1, pp. 22–31, 2014.
M.-J. Lee, Y. K. Rao, K. Chen, Y.-C. Lee, Y.-S. Chung, and Y.-M. Tzeng, “Andrographolide and 14-deoxy-11,12-didehydroandrographolide from Andrographis paniculata attenuate high glucose-induced fibrosis and apoptosis in murine renal mesangeal cell lines,” Journal of Ethnopharmacology, vol. 132, no. 2, pp. 497– 505, 2010.
S. Rajagopal, R. A. Kumar, D. S. Deevi, C. Satyanarayana, and R. Rajagopalan, “Andrographolide, a potential cancer therapeutic agent isolated from Andrographis paniculata,” Journal of Experimental Therapeutics and Oncology, vol. 3, no. 3, pp. 147–158, 2003.
] E. Amroyan, E. Gabrielian, A. Panossian, G. Wikman, and H. Wagner, “Inhibitory effect of andrographolide from Andrographis paniculata on PAF-induced platelet aggregation,” Phytomedicine, vol. 6, no. 1, pp. 27–31, 1999
J.-H. Chen, G. Hsiao, A.-R. Lee, C.-C. Wu, and M.-H. Yen, “Andrographolide suppresses endothelial cell apoptosis via activation of phosphatidyl inositol-3-kinase/Akt pathway,” Biochemical Pharmacology, vol. 67, no. 7, pp. 1337–1345, 2004
T. Yang, H.-X. Shi, Z.-T. Wang, and C.-H. Wang, “Hypolipidemic effects of andrographolide and neoandrographolide in mice and rats,” Phytotherapy Research, vol. 27, no. 4, pp. 618– 623, 2013.

2 Comments
User says Jul 21, 2021 at 10:00am
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.
User says Jul 21, 2021 at 10:00am
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.
Leave a reply